Musafir..Menurut Istilah diari kehidupanku, musafir membawa makna menjelajah, mengembara dan menyelongkar Isi dunia kerana Allah. Ia benar, pepatah pernah menyebut, jauh perjalanan luas pemandangan. Begitulah kehidupan. Perlu bergerak atau perkataan arabnya تحّرك . Jika kita biarkan diri kita terus dibelenggu dengan sifat-sifat malas, buang masa, dan sebagainya, maka ia membuatkan diri kita berada dalam kerugian. Adapun kehidupan itu berakhir dengan dua cara. Pertamanya Husnul Khatimah dan keduanya su ul khotimah. Persoalannya, bagaimana kita mencorakkan kronologi kehidupan kita untuk menuju kepada pengakhiran yang kita impikan. Apakah medium yang kita gunakan untuk mencantikkan perjalanan jantung yang mengepam darah kita untuk bergerak menuju Illahi. Adakah sudah cukup menyatakan kita ini beriman selagi kita tidak diuji??? Sedikit teguran pada diri yang sangat hina ini, adakah engkau mengira kehidupan engkau akan berakhir dengan keadaan baik kelak?? Ya Allah, aku mengharapka...
Melihat arus terus berjalar,yang ditinggal pinta dimalar.